Di Kota Padang Sedang Musim Panas Waspadai Kebakaran

  • 08 Maret 2018
  • Wan Rais
  • 142 Kali Dilihat
  • Di Kota Padang Sedang Musim Panas Waspadai Kebakaran

    Kabid Komunikasi Statistik Dan Persandian Dinas Kominfo Kota Padang Swesti Fanloni, Kadis Kebakaran Hendrizal Azhar, dan Kabid Proteksi Damkar Amrizal Rengganis di MC, Rabu (8/3)# Irwandi Rais

    Padang, --Di kota Padang saat ini sedang musim kemarau, cuaca panas cukup terasa menyengat. Untuk itu kepada semua warga supaya selalu waspadai terhadap  bahaya kebakaran. Dan jangan membuang puntung rokok sembarangan, serta membakar sampah. Setelah mencantel arus listrik sebab  hal itu bisa memicu terjadinya musibah kebakaran, ucap Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, Hendrizal Azhar, SH.MM, didampingi Kabid Proteksi Dinas Damkar Amrizal Rengganis dan Swesti Fanloni Kabid KSP Dinas Kominfo Kota Padang di Media Center (MC), Rabu (7/3).

    Saat ini armada Pemadam Kebakaran yang tersedia  hanya 16 unit. Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan, perlu penambahan sekitar 7 unit armada lagi agar pelayanan bisa maksimal. Selain itu hingga kini dinas Damkar belum mempunyai mobil Pemadam Kebakaran yang dielngkapi dengan tangga untuk menjangkau gedung gedung bertingkat jika terjadi kebakaran, seperti hotel dan bangunan lainnya, sebut Hendrizal Azhar.

    "Kita masih butuh 7 unit lagi dan satu unit mobil dilengkapi tangga. Tentunya kita berharap mohon dukungan dari  legislatif dan eksekutif," sebutnya.

    Tapi walau kekurangan armada, namun tetap berupaya memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya menggencarkan sosialisasi dan pemakaian hydrant dan  alat pemadam api ringan (Apar) pada  setiap pemiliok bangunan. Terutama bangunan perkantoran. "Kita akan melakukan penyegelan terhadap kantor yang tidak memiliki  Apar atau hidrant. Karena sudah ada aturannya," sebut Hendrizal yang juga mantan Kepala Dinas Pasar itu.

    Sosialisasi penggunaan Apar dan hydrant ini mengatasi jika terjadi gejala kebakaran di kota Padang. Dia mencontohkan pada tahun 2016 lalu jumlah kasus kebakaran yang terjadi sebanyak 315 bangunan. Sementara tahun 2017 menurun menjadi 270 musibah. Dan tahun 2018, sudah mencapai 80 kebakaran# mcpadang/Wina

     

    Admin :
    Wan Rais